KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari menyelenggarakan upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa pada Sabtu, 6 April 2026, yang dihadiri oleh ratusan keluarga besar civitas akademika. Dalam acara bergembira ini, sebanyak 287 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian resmi melepas toga akademik mereka dan dilantik sebagai sarjana di bidang teknologi informasi dan manajemen sumber daya manusia yang terintegrasi.
Acara wisuda diselenggarakan di Aula Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Kelapa, Kendari, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Suasana meriah terasa dari pagi hari dengan kehadiran mahasiswa yang mengenakan seragam wisuda lengkap dengan toga hitam, kemeja putih, dan mortar yang berkilauan di bawah matahari tropis Sulawesi Tenggara.
Dalam pidato sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Eng, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa yang telah diraih oleh para lulusan. “Hari ini adalah momentum penting bagi seluruh keluarga besar Universitas Muhammadiyah Kendari. Para lulusan Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian yang kami wisudakan hari ini telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa selama menempuh pendidikan di institusi kami,” ujar Prof. Bambang dalam acara yang berlangsung selama kurang lebih empat jam tersebut.
Rektor lebih lanjut menambahkan bahwa Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian merupakan salah satu program studi unggulan yang telah diakui secara nasional dan memiliki akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). “Melalui kurikulum yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri, kami memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar internasional,” lanjut Prof. Bambang.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Siti Nurhaliza, S.Kom., M.T., menjelaskan bahwa kelulusan 287 mahasiswa pada kesempatan ini merupakan angka tertinggi dalam sejarah Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian sejak berdiri pada tahun 2015. “Pencapaian ini membuktikan bahwa program studi kami terus berkembang dan mendapat kepercayaan dari masyarakat. Setiap mahasiswa yang lulus telah melalui berbagai ujian akademik, magang industri, dan komprehensif yang ketat,” kata Dr. Nurhaliza dengan nada bangga.
Lebih lanjut, Dr. Nurhaliza menyampaikan bahwa mayoritas lulusan tahun ini telah memiliki penempatan kerja sebelum wisuda. “Sebanyak 76% lulusan sudah mendapatkan penawaran kerja dari perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia, baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan kami sangat diapresiasi oleh dunia kerja,” ungkapnya.
Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian Universitas Muhammadiyah Kendari menawarkan kurikulum yang unik dengan menggabungkan dua disiplin ilmu: Teknologi Informasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Kombinasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan organisasi modern yang membutuhkan profesional yang memahami teknologi sekaligus aspek kepegawaian. Mahasiswa mendapatkan pelatihan mendalam tentang sistem informasi kepegawaian terintegrasi, manajemen database karyawan, keamanan data SDM, dan optimalisasi proses rekrutmen melalui teknologi.
Kepala Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, Dr. Ahmad Wijaya, S.T., M.Kom., mengungkapkan bahwa kurikulum telah disesuaikan dengan tren industri terkini. “Kami memasukkan materi-materi tentang Artificial Intelligence dalam rekrutmen, blockchain untuk verifikasi kredensial karyawan, dan big data analytics untuk prediksi turnover karyawan. Lulusan kami tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga memahami strategic value dari data kepegawaian,” jelas Dr. Ahmad Wijaya.
Dalam sambutannya, Dr. Ahmad juga menekankan pentingnya etika profesional bagi para lulusan. “Saat mahasiswa memasuki dunia kerja, mereka akan menangani data pribadi ribuan karyawan. Keamanan data dan etika dalam mengelola informasi karyawan harus menjadi prioritas utama. Kami percaya bahwa lulusan Sistem Informasi Kepegawaian kami akan menjadi garda depan dalam melindungi privasi dan kesejahteraan karyawan di organisasi mereka,” tambah Dr. Ahmad.
Selama acara wisuda berlangsung, juga diadakan penghargaan untuk mahasiswa berprestasi. Tiga mahasiswa terbaik mendapatkan penghargaan Cumlaude, yaitu Siti Fadillah Rahmawati dengan IPK 3,87, Muhamad Rizki Pratama dengan IPK 3,85, dan Nur Intan Safira dengan IPK 3,84. Ketiga lulusan terbaik ini telah meraih berbagai penghargaan akademik dan non-akademik selama menempuh studi.
Siti Fadillah Rahmawati, salah satu lulusan Cumlaude, mengungkapkan perasaannya pada hari wisuda yang bersejarah. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat meraih IPK tertinggi di angkatan ini. Namun saya sadar bahwa ini bukan hanya hasil kerja saya sendiri, tetapi juga berkat dukungan dosen-dosen hebat, keluarga, dan teman-teman sekelas yang luar biasa. Saya sudah menerima penawaran dari salah satu perusahaan multinasional untuk bekerja sebagai IT Systems Analyst di departemen Human Resources,” kata Siti dengan senyuman bahagia.
Muhamad Rizki Pratama, lulusan Cumlaude kedua, juga berbagi cerita inspiratifnya. “Perjalanan empat tahun di Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian sangat menarik dan challenging. Saya banyak belajar dari praktik langsung melalui magang di berbagai perusahaan besar di Makassar dan Jakarta. Pengalaman tersebut membantu saya tidak hanya menguasai teori, tetapi juga praktik industri yang sesungguhnya. Saat ini saya akan bergabung dengan sebuah perusahaan konsultan SDM yang akan menempatkan saya di tim implementasi sistem informasi kepegawaian,” cerita Rizki.
Tidak hanya lulusan berprestasi akademik, acara wisuda juga mengapresiasi mahasiswa yang menunjukkan dedikasi luar biasa di bidang non-akademik. Adi Suryanto, seorang lulusan yang selama kuliah aktif dalam organisasi mahasiswa dan kegiatan sosial, juga mendapat pengakuan khusus. “Adi adalah contoh mahasiswa yang seimbang antara akademik dan pengembangan soft skill. Dia telah memimpin berbagai proyek sosial dan membantu banyak UMKM di Kendari dalam digitalisasi sistem kepegawaian mereka,” kata Dr. Ahmad Wijaya sambil memberikan penghargaan kepada Adi.
Dampak kelulusan 287 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian ini sangat signifikan bagi pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara luas. Para lulusan ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam transformasi digital di bidang manajemen SDM di berbagai organisasi. Dengan pemahaman mendalam tentang teknologi dan kepegawaian, mereka siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Direktur Hubungan Industri dan Alumni Universitas Muhammadiyah Kendari, Ir. Suharno, M.B.A., menjelaskan bahwa universitas terus menjalin kerjasama dengan berbagai industri untuk memastikan relevansi kurikulum. “Kami memiliki lebih dari 150 mitra industri, mulai dari perusahaan lokal hingga multinasional. Melalui advisory board yang terdiri dari praktisi industri, kami secara berkala mereview dan memperbarui kurikulum untuk memastikan lulusan kami selalu relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Ir. Suharno.
Kehadiran keluarga besar para wisudawan juga menjadi bagian penting dari acara tersebut. Berbagai orang tua, saudara, dan kerabat hadir untuk merayakan pencapaian luar biasa. Ibu Sari, ibu dari salah satu wisudawan bernama Fajar Gunawan, mengungkapkan kebanggaannya. “Saya sangat bangga melihat anak saya berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari. Program studi yang dipilihnya sangat tepat karena sesuai dengan perkembangan zaman. Sekarang dia sudah siap bekerja dan berkontribusi bagi masyarakat,” kata Ibu Sari dengan mata berkaca-kaca kebahagiaan.
Dalam rangkaian acara wisuda, juga diadakan sesi sharing dari para alumni sukses yang telah bekerja di berbagai perusahaan terkemuka. Alumni tahun 2022, Doni Hermawan, yang saat ini menjadi Senior System Analyst di sebuah bank terkemuka di Jakarta, memberikan motivasi kepada para wisudawan. “Dunia kerja memang berbeda dari kampus, tetapi ilmu yang telah kalian dapatkan akan menjadi fondasi yang kuat. Yang terpenting adalah terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat,” ujar Doni dalam sesi sharing tersebut.
Penutup acara wisuda ditandai dengan sumpah dan janji lulusan yang dilakukan secara bersamaan oleh semua 287 wisudawan. Suasana khidmat terasa saat seluruh mahasiswa yang telah lulus membaca sumpah untuk menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan etika dalam menjalankan profesi mereka di masa depan. Diiringi musik instrumental dan nyanyian kebangsaan “Indonesia Raya”, acara wisuda resmi ditutup dengan penembakan meriam bermakna dan melemparnya toga ke udara oleh para wisudawan yang penuh kegembiraan.
Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan bahwa lulusan-lulusannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, sebagai salah satu program unggulan, akan terus berinovasi dan mengembangkan diri untuk tetap relevan dengan perkembangan industri global dan kebutuhan pasar kerja lokal.
Dengan kelulusan 287 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian pada 6 April 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menambah ribuan lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Para lulusan ini membawa harapan baru bagi pengembangan sektor teknologi informasi dan manajemen SDM di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara. Semoga mereka sukses menjalani karir profesional dan senantiasa mengingat jasa-jasa almamater mereka, Universitas Muhammadiyah Kendari.
—
Word Count: 1.897 kata