KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari resmi meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan terpadu tahun akademik 2026 pada Sabtu, 20 April 2026. Program ini dirancang khusus untuk mendukung aksesibilitas pendidikan tinggi berkualitas bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, terutama di Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian (STIK).
Peluncuran program beasiswa tersebut menjadi komitmen nyata Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mewujudkan visi pendidikan inklusif yang sejalan dengan misi organisasi Muhammadiyah. Inisiatif ini hadir sebagai respons positif terhadap meningkatnya permintaan mahasiswa untuk mendapatkan dukungan finansial dalam menjalani perkuliahan di salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara.
Rincian Program Beasiswa yang Ditawarkan
Direktur Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., menjelaskan bahwa program beasiswa 2026 mencakup berbagai kategori yang komprehensif. “Kami menawarkan lima jenis beasiswa utama yang dapat diakses oleh mahasiswa kami. Pertama, Beasiswa Penuh untuk mahasiswa berprestasi akademik dengan nilai IPK minimum 3.5. Kedua, Beasiswa Parsial 75 persen untuk mahasiswa dengan IPK 3.0 hingga 3.49. Ketiga, Beasiswa Parsial 50 persen untuk mahasiswa kurang mampu yang memiliki rekomendasi dari dosen wali,” ujar Dr. Bambang Suryanto dalam konferensi pers di Auditorium Gedung Rektorat, Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari.
Lebih lanjut, Dr. Bambang Suryanto menambahkan, “Keempat, ada Beasiswa Ketahanan Pangan untuk mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun menunjukkan dedikasi akademik yang tinggi. Kelima, Beasiswa Prestasi Non-Akademik untuk mahasiswa yang berprestasi di bidang seni, olahraga, atau kegiatan kemasyarakatan. Total alokasi anggaran untuk program ini mencapai 2.8 miliar rupiah untuk tahun akademik 2026.”
Direktur Keuangan Universitas Muhammadiyah Kendari, Hj. Siti Nurhaliza, S.E., M.M., mengkonfirmasi bahwa dana beasiswa ini berasal dari berbagai sumber. “Dana beasiswa kami bersumber dari kontribusi universitas sendiri sebesar 40 persen, dukungan dari donatur organisasi Muhammadiyah sebesar 35 persen, kerjasama dengan perusahaan swasta sebesar 15 persen, dan dari program Corporate Social Responsibility beberapa perusahaan di Kendari sebesar 10 persen. Dengan komposisi pendanaan ini, kami dapat memastikan keberlanjutan program beasiswa hingga beberapa tahun ke depan,” jelas Ibu Nurhaliza.
Target Penerima dan Proses Seleksi
Program beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menargetkan 500 mahasiswa sebagai penerima manfaat. Kuota tersebut dirancang untuk menjangkau semua mahasiswa aktif Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, mulai dari tingkat pertama hingga tingkat akhir. Dengan rata-rata 150 mahasiswa per angkatan, total 600 mahasiswa aktif terdaftar di program studi ini pada semester genap tahun akademik 2025/2026.
“Target 500 penerima beasiswa bermakna bahwa hampir seluruh mahasiswa kami akan mendapatkan dukungan finansial dalam bentuk apapun. Ini menunjukkan komitmen kami untuk tidak ada mahasiswa yang tertinggal karena faktor ekonomi,” ungkap Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Asri Kadir, S.T., M.T., dalam sambutan resminya.
Proses seleksi beasiswa akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah verifikasi dokumen dan data calon penerima, meliputi fotokopi KTP, kartu keluarga, surat keterangan penghasilan orang tua, dan transkrip akademik terkini. Tahap kedua adalah penilaian verifikasi lapangan yang dilakukan oleh Tim Pekerja Sosial Universitas Muhammadiyah Kendari. Pekerja sosial akan mengunjungi rumah calon penerima beasiswa untuk memvalidasi kondisi ekonomi keluarga yang sesungguhnya.
Tahap ketiga adalah pengumuman penerima beasiswa yang dijadwalkan pada 15 Mei 2026. Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari, Drs. Ahmad Gunawan, M.Pd., menerangkan, “Semua tahap seleksi dirancang untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Kami menggunakan sistem penilaian terstruktur yang melibatkan panitia independen dari berbagai departemen universitas. Keputusan final berada di tangan Tim Evaluasi Beasiswa yang terdiri dari perwakilan rektorat, program studi, kemahasiswaan, dan keuangan.”
Manfaat Tambahan Selain Dana Tuition
Selain bantuan tuition fee, Universitas Muhammadiyah Kendari juga menyediakan paket bantuan pendidikan pelengkap. Program ini mencakup subsidi pembelian buku teks dan referensi pelajaran sebesar 500 ribu hingga 1.5 juta rupiah per mahasiswa per semester, tergantung kategori beasiswa yang diterima.
“Kami memahami bahwa hambatan pendidikan mahasiswa tidak hanya dari biaya kuliah, tetapi juga dari kebutuhan buku, akses internet, dan perlengkapan akademik lainnya. Oleh karena itu, kami menyediakan program pemberian voucher pembelian buku di perpustakaan kampus dan kerja sama dengan toko buku online terpilih,” tambah Dr. Bambang Suryanto.
Program beasiswa juga dilengkapi dengan layanan tutoring gratis dan bimbingan akademik intensif. Mahasiswa penerima beasiswa dapat mengakses sesi tutoring kelompok atau individual dengan dosen senior Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, terutama untuk mata kuliah-mata kuliah yang dianggap sulit seperti Basis Data, Pemrograman Web, dan Manajemen Sumber Daya Manusia.
Selain itu, universitas menyediakan program magang berbayar berdasarkan merit, di mana mahasiswa penerima beasiswa berkesempatan untuk mengikuti program magang di instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang telah menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Kendari. “Program magang berbayar ini tidak hanya memberikan penghasilan tambahan, tetapi juga pengalaman praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa,” ujar Kepala Pusat Karir dan Inkubasi Bisnis, Ir. Hendra Wijaya, S.T., M.T.
Testimoni Mahasiswa Penerima Beasiswa
Reaksi positif datang dari mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian yang telah mengetahui tentang program beasiswa ini. Siti Rahmawati, mahasiswa tingkat tiga Program Studi STIK, mengungkapkan kegembiraan sekaligus harapannya. “Saya sangat senang dengan adanya program beasiswa komprehensif ini. Sebagai anak petani dari desa, ayah dan ibu saya sangat kesulitan untuk membiayai kuliah saya. Program beasiswa ini membuat saya bisa fokus belajar tanpa harus mengkhawatirkan biaya pendidikan. Saya berharap dapat memanfaatkan beasiswa ini sebaik mungkin dengan terus meningkatkan prestasi akademik dan memberikan kontribusi nyata di masyarakat,” ujar Siti Rahmawati dengan mata berbinar.
Muhammad Rizki, mahasiswa tingkat dua, juga memberikan apresiasi yang sama. “Dengan adanya beasiswa, saya tidak perlu lagi bekerja sambilan yang sebelumnya mengganggu waktu belajar saya. Sekarang saya bisa konsentrasi mengikuti perkuliahan dan mengerjakan tugas proyek yang terkait dengan sistem informasi kepegawaian. Semoga program ini bisa terus berkelanjutan untuk mahasiswa-mahasiswa berikutnya,” harapnya.
Dampak Positif terhadap Ekosistem Akademik
Para ahli pendidikan menyebut bahwa program beasiswa yang komprehensif seperti ini memiliki dampak signifikan terhadap ekosistem akademik perguruan tinggi. Dengan mengurangi beban finansial mahasiswa, universitas dapat mendorong peningkatan prestasi akademik, menurunkan tingkat dropout, dan meningkatkan engagement mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengabdian masyarakat.
Prof. Dr. H. Asri Kadir menilai bahwa program beasiswa ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang mengutamakan keadilan sosial. “Dalam ajaran Muhammadiyah, kami percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap orang, bukan hanya hak mereka yang memiliki kemampuan finansial. Program beasiswa ini adalah manifestasi nyata dari komitmen kami terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang menjadi fondasi organisasi Muhammadiyah,” ungkap Rektor dalam sambutannya.
Rencana Perluasan dan Keberlanjutan
Universitas Muhammadiyah Kendari telah merencanakan perluasan program beasiswa di tahun-tahun mendatang. “Kami tidak hanya fokus pada Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, tetapi juga berencana memperluas program beasiswa ke semua program studi yang ada di universitas kami pada tahun akademik 2027. Kami juga sedang menjalin negosiasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kota Kendari untuk mendapatkan dukungan beasiswa dari dana pemerintah daerah,” jelaskan Hj. Siti Nurhaliza.
Komitmen keberlanjutan program juga dijamin melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan tiga perusahaan swasta besar yang beroperasi di Sulawesi Tenggara. Perusahaan-perusahaan tersebut berkomitmen untuk menyediakan dana CSR beasiswa setiap tahunnya, sekaligus membuka peluang magang dan penempatan kerja bagi lulusan Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian.
Penutup
Peluncuran program beasiswa dan bantuan pendidikan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 20 April 2026 ini menandai babak baru dalam komitmen universitas terhadap pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan alokasi dana sebesar 2.8 miliar rupiah dan menargetkan 500 mahasiswa penerima manfaat, program ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi berkualitas di Sulawesi Tenggara.
Bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kepegawaian, program beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi universitas dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter. Melalui program ini, universitas berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang sistem informasi kepegawaian, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial yang tinggi.
Pendaftaran beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dibuka mulai 21 April 2026 dan ditutup pada 10 Mei 2026. Calon penerima beasiswa dapat mendaftar melalui portal akademik universitas atau langsung mengunjungi Kantor Bagian Kemahasiswaan di Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Hasanuddin No. 45, Kendari, Sulawesi Tenggara.
—
Penulis: Tim Komunikasi Kampus
Diterbitkan: 20 April 2026
Kontak Redaksi: [email protected] | (0401) 3191-300